Bingung rasanya diri ini
ketika ku sering sekali mendengar kata-kata menikah dari teman-teman ku
Seolah kata-kata ini sangatlah vulgar untuk di ucapkan di khalayak ramai
Memang pernikahan itu adalah menggenapkan separuh din kita..
Dibutuhkan kemantapan maknawiyah untuk melangkahkan kaki menuju jenjang pernikahan
Dibutuhkan fikriyah, jasadiyah, maaliyah, dan psikis yang baik pula
Namun, belakangan ini
beberapa realita yang ku dapati
realita yang membuatku bingung
Bingung harus bersikap bagaimana
Ya...
Ketika syuro, perbincangan dengan teman-teman
Pasti ada saja bahasan menikah itu keluar
Entah keluar kata-kata sedang proses ta'aruf ini, atau sedang cari-cari ini, atau sedang nyiapin diri nich...
Apapun itu...
seyogyanya masalah persiapan atau proses pernikahan yang kita alami sampai Undangan siap untuk disebarkan..maka cukuplah "pihak-pihak tertentu" saja yang berhak tahu
Tidak perlu memberitahukan atau menjadikan kata-kata pernikahan dalam bercandaan kita sehari-hari
Namun
Di balik itu semua
yang paling penting adalah keterjagaannya proses kita sebelum menuju ke mahligai pernikahan
Membersihkan hati dari niat selain kepada Allah
Menjaga interkasi dengan calon kita
Wallahu'alam
Kamis, 21 Juni 2012
Senin, 18 Juni 2012
Ayah....
Kau adalah pahlawan bagi ku
Kau mampu menjalani hidup ini di kesendirian tanpa seorang istri sudah sejak belasan tahun yang lalu
Kau membanting tulang untuk menghidupi ku...kaki kau jadikan kepala, kepala kau jadikan kaki
Kau mampu berdiri tegap dan kuat berada di depan ku
Tidak kau tunjukkan raut muka kesedihan itu di hadapan ku
Kau selalu memilih untuk menutupi kesedihan mu dari ku
Kau adalah ayah sekaligus ibu bagiku
Kau mampu memerankan kedua sosok itu dengan baik
Ketika ku sedang sakit,,kau lah yang merawat ku
ketika di sekolah ada pengambilan raport, maka kau lah yang mengambil tugas itu
Memang ku berbeda dengan teman-teman yang lainnya
Mereka mampu dengan mudahnya membicarakan masalah kewanitaan dengan ibu mereka, sedangkan aku tidak
Tapi hal itu, tidak membuat ku lantas menyalahkan keadaan yang ada
Ku bersyukur telah diberikan Ayah seperti mu
Maafkan ku, jika belum bisa menjadi anak yang sholihah
Maafkan ku, jika ku selalu membuat mu sedih
Ku hanya berharap semoga kelak Aku, Ayah, Ibu, dan adik ku kelak mampu berada di jannah-Nya
kita dipersatukan kembali menjadi keluarga yang utuh...
amiin...
Kau mampu menjalani hidup ini di kesendirian tanpa seorang istri sudah sejak belasan tahun yang lalu
Kau membanting tulang untuk menghidupi ku...kaki kau jadikan kepala, kepala kau jadikan kaki
Kau mampu berdiri tegap dan kuat berada di depan ku
Tidak kau tunjukkan raut muka kesedihan itu di hadapan ku
Kau selalu memilih untuk menutupi kesedihan mu dari ku
Kau adalah ayah sekaligus ibu bagiku
Kau mampu memerankan kedua sosok itu dengan baik
Ketika ku sedang sakit,,kau lah yang merawat ku
ketika di sekolah ada pengambilan raport, maka kau lah yang mengambil tugas itu
Memang ku berbeda dengan teman-teman yang lainnya
Mereka mampu dengan mudahnya membicarakan masalah kewanitaan dengan ibu mereka, sedangkan aku tidak
Tapi hal itu, tidak membuat ku lantas menyalahkan keadaan yang ada
Ku bersyukur telah diberikan Ayah seperti mu
Maafkan ku, jika belum bisa menjadi anak yang sholihah
Maafkan ku, jika ku selalu membuat mu sedih
Ku hanya berharap semoga kelak Aku, Ayah, Ibu, dan adik ku kelak mampu berada di jannah-Nya
kita dipersatukan kembali menjadi keluarga yang utuh...
amiin...
ku ingat sekali
saat itu adalah hari senin
hari dimana ku merasakan suatu rasa yang bercampuraduk
antara senang, sedih, kesal dengan diri sendiri..
sesaat ku merasa lelah dengan yang ku alami ini
ingin rasanya ku melepaskan beban ini dari diriku
Namun,,
SMS dari temanku mampu menguatkan ku
menguatkan diri ini untuk belajar melapangkan hati atas semua yang ku alami
Belajar arti Ikhlas yang tidak hanya diucapkan melalui lisan saja namun juga dirasakan dalam hati dan dilakukan
SMS temanku itu hanya menyebutkan satu kata penuh makna
satu kata yang sangat sulit orang melakukannya
satu kata jika kita mampu menerapkannya maka hidup akan menjadi tenang
SABAR.....
itu adalah kata dari temanku yang mampu menguatkan diri ini
sering sekali ia mengatakan kata itu kepada ku ketika ku sedang dalam keadaan lelah
Walaupun kata itu sering sekali ku dengar darinya namun sangat sulit sekali dapat diterapkan
Orang ada yang mengatakan bahwa sabar itu ada batasnya...
Orang tersebut salah..
Sabar itu tidak memiliki batas, tidak memiliki ujung
Namun
sabar itu seperti alam semeta ini yang sangat luas sekali
Jadi sesungguhnya sudah tidak ada lagi alasan bagi kita untuk mengatakan
"kesabaran ku sudah habis"
karena sesungguhnya kesabaran yang luas itu hanya butuh kemantapan iman yang kuat, rasa tidak berdaya di dahapan Allah
Mintalah kesabaran itu kepada Allah... Maha Memiliki diri-diri ini
Innallaha ma'a shobirin...
"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang sabar"
saat itu adalah hari senin
hari dimana ku merasakan suatu rasa yang bercampuraduk
antara senang, sedih, kesal dengan diri sendiri..
sesaat ku merasa lelah dengan yang ku alami ini
ingin rasanya ku melepaskan beban ini dari diriku
Namun,,
SMS dari temanku mampu menguatkan ku
menguatkan diri ini untuk belajar melapangkan hati atas semua yang ku alami
Belajar arti Ikhlas yang tidak hanya diucapkan melalui lisan saja namun juga dirasakan dalam hati dan dilakukan
SMS temanku itu hanya menyebutkan satu kata penuh makna
satu kata yang sangat sulit orang melakukannya
satu kata jika kita mampu menerapkannya maka hidup akan menjadi tenang
SABAR.....
itu adalah kata dari temanku yang mampu menguatkan diri ini
sering sekali ia mengatakan kata itu kepada ku ketika ku sedang dalam keadaan lelah
Walaupun kata itu sering sekali ku dengar darinya namun sangat sulit sekali dapat diterapkan
Orang ada yang mengatakan bahwa sabar itu ada batasnya...
Orang tersebut salah..
Sabar itu tidak memiliki batas, tidak memiliki ujung
Namun
sabar itu seperti alam semeta ini yang sangat luas sekali
Jadi sesungguhnya sudah tidak ada lagi alasan bagi kita untuk mengatakan
"kesabaran ku sudah habis"
karena sesungguhnya kesabaran yang luas itu hanya butuh kemantapan iman yang kuat, rasa tidak berdaya di dahapan Allah
Mintalah kesabaran itu kepada Allah... Maha Memiliki diri-diri ini
Innallaha ma'a shobirin...
"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang sabar"
Kamis, 03 Mei 2012
Rumah Tangga Islami
Kajian manhaj
26 Februari 2012
1. Memelihara aspek Tauhid
2. Memperhatikan ibadah dan kepatuhannya pada Allah
3. Menyemai nilai akhlak Islami
4. Penuh perhatian dan bersemangat dalam berpartisipasi memenuhi kewajiban-kewajiban dakwah dan merasa mulia dengan dakwah
5. Sederhana dalam ma'isyah
6. Menjaga hak tetangga dan saudara dalam dakwah
semoga bermanfaat ^^
26 Februari 2012
Kawand...
ketika kita berbicara mengenai sebuah pernikahan..mungkin bahasan ini adalah bahasan yang sangat menyenangkan untuk beberapa kalangan..
Karena di dalam pernikahan itu enak bisa punya pasangan yang saling mengisi, mengingatkan, dan sebagainya..
Tapi kawand..jangan lupakan pada niat awal kita menikah, rumah tangga seperti apa yang ingin kita bangun
Jangan sampai kita menikah hanya untuk melampiaskan "kebutuhan" tertentu saja tanpa memaknai kandungan ibadah dan dakwah di dalamnya...
Ketika kita menikah, terutama para kader dakwah maka niatkan menikah karena Allah Ta'ala, mencari keberkahan rumah tangga dan juga dakwah...
Yupz...memang spesial banget pernikahan kader dakwah itu. Karena kader dakwah ketika menikah seharusnya makin menguatkan barisan dakwah ini bukan justru menjadi beban dalam dakwah ini...
Ketika kita ingin membangun sebuah rumah tangga, maka bangunlah rumah tangga yang Islami...
Nah...karakteristiknya itu :1. Memelihara aspek Tauhid
2. Memperhatikan ibadah dan kepatuhannya pada Allah
3. Menyemai nilai akhlak Islami
4. Penuh perhatian dan bersemangat dalam berpartisipasi memenuhi kewajiban-kewajiban dakwah dan merasa mulia dengan dakwah
5. Sederhana dalam ma'isyah
6. Menjaga hak tetangga dan saudara dalam dakwah
semoga bermanfaat ^^
Pilar Kebangkitan
Taujih
Ustadz Sumiyanto
Dakwah itu
butuh imajinasi yang tinggi --> butuh cita-cita yang tinggi
Kenyataan
hari ini ialah impian kemarin --> kata ustadz Hasan Al Banna
Impian
ustadz hasan al banna ialah Islam mampu menjadi ustadziyatul alam (guru
peradaban)
Kapasitas
menjadi sebuah hal penting dalam mengelola peradaban
Bicara
mengenai kapasitas ialah mengenai ilmu..
Rasulullah bersabda “Jika kalian ingin sukses
dunia carilah ilmu, jika ingin sukses akhirat carilah ilmu, jika ingin sukses
keduanya maka carilah ilmu”
Orang yang berilmu itu cirinya memiliki
keyakinan yang kuat
Ibnu Qoyyim “Klasifikasi dasar penyakit manusia adalah
syubhat dan syahwat...dimana syubhat berhubungan dengan pola pikir manusia dan
biasanya kurang ilmu, dimana syahwat karena lemahnya irodatul khoir (kemauan
berbuat baik) dan dasarnya karena ilmu pengetahuan yang minim”
Ketika kita punya
ilmu maka kesuksesan, popularitas akan mengikuti pola kerja
Ilmu yang perlu didapatkan utamanya ialah
menganai din yaitu tauhidullah --> dasarnya
adalah bahasa arab
Hidup
sekarang minimal bisa bahasa arab, inggris, indonesia... ^^
Pilar-pilar kebangkitan :
1. al imanu
billah --> iman kepada Allah SWT --> TAUHIDULLAH --> senantiasa memperbaiki iman kita
2. zuhud
terhadap kenikmatan dunia yang fana --> jika ingin dicintai hamba-hamba manusia maka
harus zuhud
Rasulullah bersumpah dalam tiga hal yaitu
orang yang menginfakkan hartanya maka Allah berikan keluasan rezeki, orang
terdzolimi dan sabar pasti Allah berikan kemuliaan, orang yang suka minta-minta
dan memanfaatkan orang lain maka akan mendapatkan kesempitan rezeki
Biasanya kita itu mental-mental orang
kaya.... komunitas tangan di atas..jika tidak bisa berikan maaliyah maka
berikan ilmu jika tidak bisa juga maka berikan senyummu
Ayo.ayo
kegiatan kita harus bermakna
3. berkorban
dengan harta, darah, jiwa demi memenangkan al haq
Semua kata-kata jihad itu di mulai dengan
bianwalikum wa anfusikum
(berkorban dengan harta dan jiwa kalian) à berkorban
jangan tanggung2
Supaya
tauhid bisa istiqomah maka manhaj tarbiyah jangan di lepas..menjadi generasi
robbani
orang-orang
yang mau berkorban di jalan Allah selalu memperbaiki hubungannya dengan Allah
4. mencintai
mati di jalan Allah
5.
melaksanakan hal-hal di atas sesuai petunjuk Al-Qur’an
Kita harus
OPTIMIS
Kehidupan
selanjutnya itu berpengaruh dengan aktivitas kita sebagai aktivis dakwah
Jangan PUTUS ASA !!
Q.S MUHAMMAD : 7
Syarat kemenangan:
1. aqimi
sholat --> tidak hanya melaksanakan sholat, namun
berjama’ah --> mendirikan sholat ≠ melaksanakan sholat --> isyarat untuk sholat berjama’ah
2.
menunaikan zakat --> bukti kebenaran atas iman --> bentuk kerelaan memberi dan berkorban
3. amar
ma’ruf nahi mungkar --> Q.S ALI-IMRON : 110
Tarbiyah Takwiniyah
Berbagi ilmu..
hasil dari mengikuti kajian manhaj FORSALAMM UGM
Ahad, 15 April 2012
@ Masjid Mardliyah
Pembicara : Ustdaz Darul Falah
hasil dari mengikuti kajian manhaj FORSALAMM UGM
Ahad, 15 April 2012
@ Masjid Mardliyah
Pembicara : Ustdaz Darul Falah
Materi kali ini mungkin jika dilihat dari judulnya sangatlah berat. Padahal materi kali ini, memberikan kita SEMANGAT bahwa kita itu harus berdakwah, harus membina, harus merekrut, harus mau juga untuk di bina...
Sekilas mengenai isi kajiannya,,,
Apa itu DAKWAH ?
DAKWAH itu membutuhkan SDM yang khusus karena DAKWAH memiliki sejumlah karakter yang khas pula..DAKWAH itu jalannya panjang...DAKWAH pun penuh dengan permasalahan...Dalama DAKWAH pun sedikit sekali SDM yang ingin bergabung kedalamnya...
Namun...di balik itu semua ada alasan kenapa kita harus berDAKWAH
1. SURGA harganya MAHAL
2. SURGA tidak sama dengan keindahan DUNIA
3. NERAKA tidak sama dengan keburukan DUNIA
4. DAKWAH sebaik-baik pekerjaan
5. Menjadi Murabbi dan Mutarabbi adalah sunnah kauniyah
Berkah terlibat dalam DAKWAH di dunia:
a. Tambah materi dan pendukung
b. Dimudahkan segala urusan
seperti tertuang dalam
Q.S MUHAMMAD : 7
" Wahai orang-orang yang beriman ! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan Menolongmu dan Meneguhkan kedududkanmu "
hayoo...siapa yang ga mau coba?? ^_^
c. Nama besar dan abadi (bangsa Arab, Bilal bin rabbah)
inget kan kisahnya Bilal?
^_^
Kerugian tidak terlibat dalam DAKWAH :
a. Hidup tidak produktif
Ya iyalah...kerjaannya cuma hal-hal yang duniawi aja..paling jua makan-tidur, makan-tidur
b. Putus silaturahim
Yupz...dengan kita berDAKWAH maka link persaudaraan kita akan semakin luas....
DAKWAH itu salah satunya adalah dengan merekrut orang untuk mengaji...
nah..urgensiRekrutmen itu sendiri :
1. Menyiapkan anasir perubahan
2. Menyiapkan pelaku dakwah
Fungsi rekrutmen :
- Perbanyak kuantitas
- Peningkatan kualitas
- Perluasan wilayah
- Pemerataan kafa'ah
- Penyelesaian masalah
- Pemenangan dakwah
Dalam proses DAKWAH ini setelah kita merekrut, maka kita pasti juga butuh SDM yang akan membina hasil rekrutan tersebut..
So.... kita butuh tuh yang namanya Murobbi
Kenapa sich harus jadi Murobbi?
Ya karena banyak manfaatnya....
a. Akan tambah komitmen dalam DAKWAH
b. Akan tambah paham
karena ketika kita ingin menyampaikan materi dalam halaqah pasti kita butuh belajar dulu untuk merefresh materi..
c. Menyiapkan iron stock kader pengubah dunia
Subhanallah ya...ga hanya pengubah Indonesia loh tapi pengubah dunia
WoOw...
d. Makin kuat ibadaha
ya iyalah..pasti akan berlomba-lomba dalam kebaikan dengan binaannya
e. Melakukan kapitalisasi amal
Nah loh...yang bisa di kapitalisasi ga hanya uang kan..
f. Melakukan dinamisasi gerakan
So...
setelah dapet materi di atas
dah ga ada alasan lagi kan untuk menolak bergabung dengan jalan dakwah ini?
dah ga ada alasan lagi kan untuk ga merekrut dan menjadi murabbi?
Ayo...Kawand
Kita MEREKERUT !!
Kita MEMBINA !!
Kita BERDAKWAH !!
teringat kata-kata seorang teman :
" Di luar sana itu banyak sekali mutiara yang terpendam di dasar laut. Namun belum ada yang mau untuk mengambil mutiara tersebut dari dasar laut dan membuatnya berkilau "
Begitulah dakwah...
Para objek dakwah di luar sana merupakan mutiara terpendam yang mungkin ketika kita mau merekrut dan membinanya, mutiara-mutiara tersebut akan berkilauan dan cahanya memberikan keindahan pada dunia ini...
Wallahu'alam bi showab..
Semoga bermanfaat.. ^^
Wassalamu'alaikum
Langganan:
Postingan (Atom)




